Strategi Promosi Digital Usaha Mikro Keripik Incess Dalam Memperluas Pemasaran Produk Menggunakan Analisis SWOT dan AHP (Analytical Hierarchy Process

Safira, Miranda (2025) Strategi Promosi Digital Usaha Mikro Keripik Incess Dalam Memperluas Pemasaran Produk Menggunakan Analisis SWOT dan AHP (Analytical Hierarchy Process. Skripsi thesis, Universitas Tanjungpura.

[img] Text (Cover-Bab I)
Cover-Bab1_C1021211066.pdf - Published Version

Download (558kB)
[img] Text (C1021211066_SAFIRA MIRANDA)
C1021211066_SAFIRA MIRANDA.pdf - Accepted Version
Restricted to Repository staff only

Download (2MB)

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya efektivitas strategi promosi digital yang diterapkan oleh UMKM Keripik Incess di Kota Pontianak, yang tercermin dari minimnya keterlibatan konsumen di berbagai platform digital seperti Instagram, Facebook, dan Shopee. Permasalahan utama yang diangkat dalam penelitian ini adalah bagaimana faktor internal dan eksternal memengaruhi promosi digital Keripik Incess, serta bagaimana analisis SWOT dan metode AHP dapat digunakan untuk merumuskan strategi promosi digital yang lebih efektif dalam memperluas jangkauan pemasaran. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis kekuatan, kelemahan, peluang, dan ancaman (SWOT) yang dihadapi oleh Keripik Incess, serta merumuskan strategi prioritas yang tepat menggunakan metode AHP (Analytical Hierarchy Process). Penelitian ini menggunakan metode mixed method yang menggabungkan pendekatan kualitatif dan kuantitatif. Analisis SWOT digunakan untuk mengidentifikasi faktor internal dan eksternal, sedangkan metode AHP digunakan untuk menentukan prioritas strategi promosi berdasarkan bobot kepentingan setiap kriteria. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, kuesioner, dan dokumentasi. Hasil penelitian ini berdasarkan analisis SWOT, diperoleh Posisi koordinat (X=0,90; Y=0,50) menunjukkan bahwa Keripik Incess berada pada kuadran I, yaitu strategi agresif, yang berarti dapat menggunakan kekuatan internal untuk memanfaatkan peluang eksternal secara maksimal. Alternatif strategi promosi yang kemudian diprioritaskan menggunakan metode AHP. Hasil AHP menunjukkan bahwa strategi dengan bobot tertinggi adalah SO1 Mengoptimalkan pemasaran digital dengan memanfaatkan kualitas produk dan ulasan pelanggan (bobot 0,37), diikuti oleh SO4: Mengoptimalkan program inkubasi dalam kemandirian produksi, teknologi, dan promosi (bobot 0,34). Strategi SO1 dinilai paling prioritas karena dapat langsung membangun kepercayaan konsumen melalui konten visual yang menarik dan ulasan positif di media sosial, sedangkan SO4 mendukung kesiapan internal seperti SDM dan teknologi agar strategi berjalan secara konsisten.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Creators:
CreatorsNomor Induk Mahasiswa (NIM)Email
Safira, MirandaNIMC1021211066UNSPECIFIED
Subjects: 600 – Teknologi (Ilmu Terapan) > 650 Manajemen dan hubungan masyarakat > 658 Manajemen umum
Divisions: Fakultas Pertanian > Agribisnis S1
Depositing User: Sri Yulihartini
Date Deposited: 11 May 2026 07:31
Last Modified: 11 May 2026 07:31
URI: http://36.95.239.66/id/eprint/5078

Actions (login required)

View Item View Item