Uji Antibakteri Ekstrak Etanol Dan Fraksi Kulit Biji Mete Terhadap Bakteri Klebsiella pneumoniae Penghasil Extended Spectrum B-Lactamase Secara In Silico Dan In Vitro

Tri, Febriandi (2025) Uji Antibakteri Ekstrak Etanol Dan Fraksi Kulit Biji Mete Terhadap Bakteri Klebsiella pneumoniae Penghasil Extended Spectrum B-Lactamase Secara In Silico Dan In Vitro. Skripsi thesis, Universitas Tanjungpura.

[img] Text (Cover-Bab I)
Cover-Bab1_I1021211037.pdf - Published Version

Download (1MB)
[img] Text (I1021211082_TRI FEBRIANDI)
I1021211037_ALFRIO VHREDA TAMMA.pdf - Accepted Version
Restricted to Repository staff only

Download (4MB)

Abstract

Bakteri Klebsiella pneumoniae yang menghasilkan enzim extended-spectrum β lactamases (ESBL) menjadi masalah utama dalam dunia kesehatan karena sifatnya yang resisten terhadap antibiotik β-laktam, sehingga mengurangi efektivitas pengobatan dan memperburuk infeksi. Mengatasi masalah ini, peneliti menggunakan senyawa alami dari kulit biji mete, yang mengandung asam anakardat, cardanol, dan cardol sebagai antimikroba. Tujuan penelitian ini kulit biji mete dapat memberikan aktivitas sebagai antibakteri terhadap Klebsiella pneumoniae penghasil ESBL baik secara in vitro dan in silico. Metode in vitro dilakukan dengan menggunakan difusi cakram untuk melihat zona hambat dan mikrodilusi melihat nilai Minimum Inhibitory Concentration (MIC). Hasil zona hambat kosentrasi 50%, 75%, dan 100% pada ekstrak (5,4 ; 5,9 ; 7,8 mm), fraksi N-heksan (15 ; 18,6 ; 23,0 mm), fraksi etil asetat (7,1 ; 8,6 ; 11,1 mm), dan fraksi air (1,3 ; 3,0 ; 4,2 mm). Hasil MIC ekstrak (2,4 µg/mL), fraksi N-heksan (19,5 µg/mL), fraksi etil asetat (39 µg/mL), dan fraksi air (625 µg/mL). Hasil docking bahwa senyawa aktif asam anakardat, cardanol, dan cardol memiliki energi ikatan berturut-turut -8.38, -8.38, dan -7.82 kcal/mol dan ikatan residu asam amino SER A:307 dan GLU A:304 yang mirip dengan kontrol positif meropenem dan native ligand. Data dianalisi menggunakan statistik One Way ANOVA. Senyawa aktif asam anakardat, cardanol, dan cardol dapat berpotensi sebagai agen antibakteri.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Creators:
CreatorsNomor Induk Mahasiswa (NIM)Email
Tri, FebriandiNIMI1021211082UNSPECIFIED
Subjects: 600 – Teknologi (Ilmu Terapan) > 610 Ilmu kedokteran, ilmu pengobatan dan ilmu kesehatan > 615 Farmakologi dan terapi farmakologi
Divisions: Fakultas Kedokteran > Farmasi S1
Depositing User: Rudiarti Rudiarti
Date Deposited: 07 May 2026 04:32
Last Modified: 07 May 2026 04:32
URI: http://36.95.239.66/id/eprint/5035

Actions (login required)

View Item View Item