Evaluasi Kuantitatif Penggunaan Antibiotik Pada Pasien Pediatrik Di Bangsal Anak Rumah Sakit Universitas Tanjungpura Pontianak Periode September-November 2023

Sharfina, Ayulia Suseno (2025) Evaluasi Kuantitatif Penggunaan Antibiotik Pada Pasien Pediatrik Di Bangsal Anak Rumah Sakit Universitas Tanjungpura Pontianak Periode September-November 2023. Skripsi thesis, Universitas Tanjungpura.

[img] Text (Cover-Bab I)
Cover-Bab1_I1021201112.pdf - Published Version

Download (664kB)
[img] Text (I1021201112_SHARFINA AYULIA SUSENO)
I1021201112_SHARFINA AYULIA SUSENO.pdf - Accepted Version
Restricted to Repository staff only

Download (1MB)

Abstract

Anak-anak rentan mengalami resistensi antibiotik disebabkan sistem kekebalan tubuh yang belum berfungsi sempurna, pola perilaku, dan penyalahgunaan antibiotik. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis karakteristik pasien, profil antibiotik, dan kuantitas penggunaan antibiotik pada pasien pediatrik di bangsal anak Rumah Sakit Universitas Tanjungpura Pontianak. Penelitian ini dilakukan secara retrospektif dengan menggunakan metode observasional deskriptif pada periode September-November 2023. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebanyak 62 pasien memenuhi kriteria inklusi yang kemudian dianalisis secara kuantitatif dengan metode Anatomical Therapeutic Chemical (ATC)/Defined Daily Dose (DDD) dan DU 90%. Karakteristik pasien menunjukkan bahwa antibiotik lebih banyak diresepkan kepada pasien laki-laki (56,45%), pada rentang usia 1-4 tahun (45,2%), dan diagnosis terbanyak pada demam tifoid (38,71%). Berdasarkan data yang diperoleh dari 5 jenis antibiotik, seftriakson merupakan antibiotik yang paling sering diresepkan (58,9%) dengan golongan terbanyak sefalosporin (90,4%) dan rute pemberian antibiotik terbanyak melalui intravena. Nilai total DDD/100 patient-days sebesar 45,98. Antibiotik yang memiliki nilai DDD/100 patient-days tertinggi adalah seftriakson (37,01). Antibiotik yang masuk ke dalam DU 90% adalah seftriakson, sefiksim, dan sefotaksim. Tingginya kuantitas penggunaan antibiotik dapat menjadi prediksi awal ketidakrasionalan penggunaan antibiotik. Namun, peningkatan penggunaan antibiotik tidak selalu menunjukkan penggunaan antibiotik yang tidak rasional.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Creators:
CreatorsNomor Induk Mahasiswa (NIM)Email
Sharfina, Ayulia SusenoNIMI1021201112UNSPECIFIED
Subjects: 600 – Teknologi (Ilmu Terapan) > 610 Ilmu kedokteran, ilmu pengobatan dan ilmu kesehatan > 615 Farmakologi dan terapi farmakologi
Divisions: Fakultas Kedokteran > Farmasi S1
Depositing User: Rudiarti Rudiarti
Date Deposited: 07 May 2026 04:34
Last Modified: 07 May 2026 04:34
URI: http://36.95.239.66/id/eprint/5028

Actions (login required)

View Item View Item