Purba, Otniel Aprindo (2025) Pengaruh Fungi Mikoriza Arbuskula dan Pupuk SP-36 terhadap Pertumbuhan dan Hasil Tanaman Cabai Merah pada Tanah Gambut. Skripsi thesis, Universitas Tanjungpura.
|
Text (Cover-Bab I)
Cover-Bab1_C1012191007.pdf - Published Version Download (417kB) |
|
|
Text (C1012191007_OTNIEL APRINDO PURBA)
C1012191007_OTNIEL APRINDO PURBA.pdf - Accepted Version Restricted to Repository staff only Download (3MB) |
Abstract
Lahan gambut dikenal sebagai lahan suboptimal dengan pH rendah dan miskin unsur hara, terutama fosfor (P) yang terbatas. Pupuk SP-36 merupakan pupuk yang tinggi kandungan unsur P yang dapat menunjang pertumbuhan akar, pembentukan bunga, dan pemasakan buah. Sementara itu, FMA dapat bersimbiosis dengan akar tanaman, membentuk struktur hifa yang dapat meningkatkan penyerapan unsur hara. Oleh karena itu, kombinasi antara FMA dan pupuk SP-36 diharapkan dapat meningkatkan produktivitas Cabai Merah pada tanah gambut secara signifikan. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen lapangan dengan pola Rancangan Petak Terbagi (Split Plot Design), yang terdiri dari dua faktor perlakuan, yaitu FMA (tanpa dan dengan FMA) sebagai petak utama dan dosis pupuk SP-36 (100, 200, dan 300 kg/ha) sebagai anak petak. Parameter yang diamati yaitu: tinggi tanaman, volume akar, berat kering tanaman, jumlah cabang produktif, jumlah buah per tanaman, berat buah per tanaman, dan berat rata-rata buah. Hasil analisis statistik menunjukkan bahwa interaksi pemberian FMA dan Pupuk SP-36 memberikan pengaruh nyata terhadap seluruh parameter pertumbuhan dan hasil tanaman. Dari hasil analisis lebih lanjut, kombinasi perlakuan terbaik diperoleh dari penggunaan FMA dan pupuk SP-36 dosis 100 kg/ha pada parameter berat kering tanaman, tinggi tanaman, berat buah per tanaman dan berat buah per buah. Kombinasi ini terbukti lebih efisien dibandingkan perlakuan lainnya. Hal ini menunjukkan bahwa keberadaan FMA membantu meningkatkan efisiensi serapan fosfor sehingga penggunaan pupuk dapat ditekan tanpa menurunkan hasil. Oleh karena itu, penelitian ini menyimpulkan bahwa aplikasi FMA sangat dianjurkan dalam budidaya Cabai Merah di tanah gambut karena dapat meningkatkan efisiensi pemupukan serta mengoptimalkan pertumbuhan dan produktivitas tanaman. Hasil penelitian ini diharapkan menjadi rujukan bagi petani dan praktisi pertanian dalam mengelola lahan gambut secara lebih produktif dan berkelanjutan.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) | ||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Creators: |
|
||||||
| Subjects: | 600 – Teknologi (Ilmu Terapan) > 630 Pertanian > 633 Tanaman persawahan dan perkebunan | ||||||
| Divisions: | Fakultas Pertanian > Agroteknologi S1 | ||||||
| Depositing User: | Sri Yulihartini | ||||||
| Date Deposited: | 07 May 2026 04:43 | ||||||
| Last Modified: | 07 May 2026 04:43 | ||||||
| URI: | http://36.95.239.66/id/eprint/5016 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
