Pirmansyah, Pirmansyah (2025) Sekolah Dasar Alam Di Pontianak. Skripsi thesis, Universitas Tanjungpura.
|
Text (Cover-Bab I)
Cover-Bab1_D1031201047.pdf - Published Version Download (888kB) |
|
|
Text (D1031201047_PIRMANSYAH)
D1031201047_PIRMANSYAH.pdf - Accepted Version Restricted to Repository staff only Download (11MB) |
Abstract
Indonesia menempati peringkat ke-68 dalam Program for International Student Assessment (PISA) 2022, dengan skor 379 pada matematika, 398 pada sains, dan 371 pada membaca. Penilaian ini melibatkan siswa berusia 15 tahun dari 81 negara, mengungkapkan berbagai tantangan dalam kualitas pendidikan di Indonesia. Faktor-faktor seperti rendahnya kompetensi pendidik, kurang memadai fasilitas belajar, dan ketidaksesuaian kurikulum turut menjadi penyebab utama. Selain itu, motivasi belajar siswa yang rendah, sering kali akibat metode pengajaran yang tidak menarik, memperburuk situasi. Tantangan di bidang lingkungan juga menjadi perhatian serius. Dalam Indeks Kinerja Lingkungan (EPI) 2022, Indonesia berada di peringkat ke-164 dari 180 negara, dengan skor rendah dalam vitalitas ekosistem, kesehatan lingkungan, dan kebijakan iklim. Di Pontianak, Kalimantan Barat, permasalahan pendidikan dan lingkungan serupa turut terjadi. Berbagai upaya telah dilakukan, seperti peningkatan infrastruktur pendidikan, perencanaan kota hijau, dan melibatkan masyarakat dalam menjaga kelestarian lingkungan. Sebagai solusi, konsep Sekolah Alam diusulkan sebagai model alternatif pendidikan yang mengintegrasikan pembelajaran dengan kesadaran lingkungan. Konsep ini bertujuan mendorong pengembangan karakter, pengetahuan lingkungan, dan pembelajaran berbasis pengalaman melalui aktivitas alam. Pontianak Utara, yang kaya akan sumber daya alam dan potensi agraris, dianggap lokasi strategis untuk mengimplementasikan Sekolah Alam. Dengan menerapkan desain bangunan berkelanjutan dan metode pembelajaran berbasis alam, sekolah ini diharapkan mampu menghasilkan generasi yang unggul secara akademis sekaligus peduli terhadap lingkungan. Hasil dari perancangan ini mengusulkan desain Sekolah Alam untuk jenjang Sekolah Dasar di Pontianak. Sekolah Dasar Alam yang dirancang dengan konsep terintegrasi dengan alam sebagai upaya mendukung pendidikan berkelanjutan sejak dini. Fasilitas seperti perkebunan dan taman budidaya edukatif disediakan untuk mendorong interaksi siswa dengan lingkungan. Desain memanfaatkan material berkelanjutan, tata letak bangunan yang jelas, serta pola sirkulasi interaktif. Bangunan juga dirancang untuk memaksimalkan pencahayaan dan penghawaan alami, selaras dengan iklim tropis Pontianak, guna menciptakan ruang belajar yang sehat dan ramah lingkungan.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) | ||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Creators: |
|
||||||
| Subjects: | 700 - Seni dan Rekreasi > 720 Arsitektur > 729 Desain dan dekorasi struktur | ||||||
| Divisions: | Fakultas Teknik > Arsitektur S1 | ||||||
| Depositing User: | Rudiarti Rudiarti | ||||||
| Date Deposited: | 20 Apr 2026 03:37 | ||||||
| Last Modified: | 20 Apr 2026 03:37 | ||||||
| URI: | http://36.95.239.66/id/eprint/4807 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
