Karakteristik Morfometrik dan Pola Distribusi Kerang Ale-ale (Meretrix meretrix) Di Pantai Tanjung Belandang Kabupaten Ketapang

Ira, Hardianti (2025) Karakteristik Morfometrik dan Pola Distribusi Kerang Ale-ale (Meretrix meretrix) Di Pantai Tanjung Belandang Kabupaten Ketapang. Skripsi thesis, Universitas Tanjungpura.

[img] Text (Cover-Bab I)
Cover-Bab1_C1101211006.pdf - Published Version

Download (278kB)
[img] Text (C1101211006_IRA HARDIANTI)
C1101211006_IRA HARDIANTI.pdf - Accepted Version
Restricted to Repository staff only

Download (2MB)

Abstract

Kerang ale-ale (Meretrix meretrix) merupakan bivalvia yang memiliki nilai ekologis dan ekonomis serta banyak ditemukan di wilayah pesisir seperti Pantai Tanjung Belandang, Kabupaten Ketapang, Kalimantan Barat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik morfometrik dan pola distribusi kerang ale-ale, serta mengkaji keterkaitannya dengan parameter lingkungan perairan. Penelitian dilakukan selama Maret–Mei 2025 di tiga stasiun yang mewakili kondisi habitat berbeda. Sampel kerang dikumpulkan menggunakan metode transek dan plot sistematis saat air surut, dengan pengukuran morfometrik meliputi panjang, lebar, tinggi cangkang, berat cangkang, dan berat isi. Analisis data morfometrik kerang dilakukan menggunakan regresi linear berganda dan sederhana sedangkan data pola distribusi menggunakan indeks Morisita untuk pola distribusi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kerang ale-ale memiliki ukuran cangkang yang relatif seragam antar stasiun, dengan panjang rata-rata 30,17 mm, lebar 24,56 mm, dan tinggi 17,3 mm. Dari analisis regresi, ditemukan bahwa lebar dan berat cangkang berpengaruh signifikan terhadap berat daging, masing-masing dengan nilai R² sebesar 0,263 dan 0,376. Sebaliknya, panjang dan tinggi cangkang tidak memberikan pengaruh yang signifikan. Selain ukuran, warna cangkang juga diamati, dengan warna coklat mendominasi (157 individu), diikuti oleh hitam (119 individu), dan putih (62 individu). Warna cangkang ini berkorelasi dengan karakteristik substrat, di mana substrat pasir halus cenderung menghasilkan warna lebih cerah, sedangkan substrat berlumpur menghasilkan warna lebih gelap. Pola distribusi kerang ale-ale di ketiga stasiun tergolong seragam, dengan nilai indeks Morisita (ID) < 1 di semua lokasi (Stasiun 1: 0,825; Stasiun 2: 0,858; Stasiun 3: 0,843). Pola penyebaran yang merata ini dipengaruhi oleh kondisi lingkungan yang mendukung, seperti suhu (29,5–30,5°C), pH air (8,21–8,32), salinitas (32,3–32,8‰), substrat yang sesuai, serta arus dan gelombang yang relatif stabil. Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa kerang ale-ale di Pantai Tanjung Belandang memiliki karakteristik morfometrik yang cenderung seragam, dengan lebar dan berat cangkang sebagai indikator utama berat isi. Pola distribusinya yang seragam mencerminkan kesesuaian habitat di seluruh stasiun. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi dasar pengelolaan dan konservasi sumber daya kerang secara berkelanjutan, serta mendorong potensi budidaya kerang ale-ale di masa depan.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Creators:
CreatorsNomor Induk Mahasiswa (NIM)Email
Ira, HardiantiNIMC1101211006UNSPECIFIED
Subjects: 500 – Ilmu Pengetahuan > 590 Ilmu hewan (zoologi) > 594 Moluska dan Moluskoida
Divisions: Fakultas Pertanian > Manajemen Sumberdaya Perairan S1
Depositing User: Sri Yulihartini
Date Deposited: 08 Apr 2026 07:57
Last Modified: 08 Apr 2026 07:57
URI: http://36.95.239.66/id/eprint/4756

Actions (login required)

View Item View Item