Indah, Febrianti (2025) Perancangan Struktur Beton Bertulang Gedung Kantor Tujuh Lantai dengan SRPMM di Kota Pontianak. Skripsi thesis, Universitas Tanjungpura.
|
Text (Cover-Bab I)
Cover-Bab1_D1011201127.pdf - Published Version Download (416kB) |
|
|
Text (D1011201127_INDAH FEBRIANTI)
D1011201127_INDAH FEBRIANTI.pdf - Accepted Version Restricted to Repository staff only Download (37MB) |
Abstract
Sebagai ibu kota Provinsi Kalimantan Barat, Kota Pontianak memegang peran penting dalam mendukung pertumbuhan ekonomi dan pelayanan publik, sehingga memerlukan infrastruktur gedung perkantoran yang andal. Pada Tugas Akhir ini dilakukan perancangan Struktur Beton Bertulang Gedung Kantor Tujuh Lantai. Proses perancangan didasarkan pada beberapa peraturan utama yaitu SNI 1727:2020 untuk beban desain minimum, SNI 2847:2019 untuk persyaratan beton struktural, dan SNI 1726:2019 untuk perencanaan ketahanan gempa. Merujuk pada SNI 1726:2019 dan peta gempa Indonesia tahun 2017 dimana wilayah pontianak termasuk dalam zona gempa, sehingga gedung kantor diklasifikasikan sebagai Kategori Desain Seismik C (Risiko II). Oleh karena itu perancangan gedung kantor menggunakan Sistem Rangka Pemikul Momen Menengah (SRPMM). Berdasarkan hasil analisis diperoleh ketebalan pelat lantai 1 sampai lantai atap sebesar 120 mm dengan menggunakan wiremesh M10- 125 dan M10-150. Terdapat lima jenis balok yang digunakan pada struktur gedung ini yaitu balok B1 (150 x 300) yang menggunakan tulangan longitudinal D10 dan Tulangan Geser D6, serta balok B2 (200 x 400), balok B3 (250 x 500), balok B4 (400 x 600), dan Balok Sloof (400 x 600) yang menggunakan tulangan longitudinal D16 dan Tulangan Geser D10. Pada kolom digunakan satu jenis dimensi yaitu 500 x 500 dengan tulangan longitudinal 12D19 dan Tulangan Geser D10. Terdapat dua jenis pile cap yang digunakan yaitu P1(1500 x 700 x 650) dan P2 (1500 x 1500 x 650) dengan menggunakan tulangan lentur D25. Berdasarkan analisis yang telah dilakukan, struktur mampu menahan beban-beban yang bekerja hal ini dibuktikan dengan simpangan antar tingkat desain (Δ) setiap lantai berkisar antara 0,374 mm hingga 16,025 mm tidak melebihi nilai simpangan antar tingkat izin (Δa) sebesar 80 mm. Perancangan ini juga tidak terdapat ketidakberaturan struktur serta telah memenuhi persyaratan yang terdapat pada Standar Nasional Indonesia (SNI).
| Item Type: | Thesis (Skripsi) | ||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Creators: |
|
||||||
| Subjects: | 600 – Teknologi (Ilmu Terapan) > 620 Ilmu teknik dan ilmu yang berkaitan > 625 Teknik jalan kereta api dan jalan raya | ||||||
| Divisions: | Fakultas Teknik > Teknik Sipil S1 | ||||||
| Depositing User: | Sri Yulihartini | ||||||
| Date Deposited: | 08 Apr 2026 07:57 | ||||||
| Last Modified: | 08 Apr 2026 07:57 | ||||||
| URI: | http://36.95.239.66/id/eprint/4755 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
