Mayesa, Sabila (2025) Formulasi Gel Sleeping Mask Ekstrak Kulit Lidah Buaya (Aloe Vera (L.) Burm. F. ) Kombinasi CMC-Na Dan Kappa Karagenan. Skripsi thesis, Universitas Tanjungpura.
|
Text (Cover-Bab I)
Cover-Bab1_I1021211065.pdf - Published Version Download (526kB) |
|
|
Text (I1021211065_SABILA MAYESA)
I1021211065_SABILA MAYESA.pdf - Accepted Version Restricted to Repository staff only Download (1MB) |
Abstract
Manifestasi seluler proses terjadinya penuaan kulit dipengaruhi oleh faktor reactive oxygen species (ROS) yang memicu pengerutan pada kulit dan inisiasi pigmentasi kulit. Pemanfaatan bahan alam seperti ekstrak kulit lidah buaya yang mengandung senyawa fenol merupakan strategi preventif untuk memperlambat terjadinya proses penuaan kulit. Sediaan gel sleeping mask yang mengandung 40-50% air serta digunakan pada malam hari merupakan sediaan yang cocok untuk menghantarkan ekstrak kulit lidah buaya sebagai anti penuaan. Penelitian ini dilakukan dengan tujuan menemukan konsentrasi optimum formulasi dari kombinasi gelling agent CMC-Na dan kappa karagenan serta kandungan fenol total pada sediaan gel sleeping mask. Formula optimum kombinasi gelling agent ditentukan dan dianalisis menggunakan Simplex Lattice Design berdasarkan sifat fisik sediaan yang diverifikasi dengan uji T-Test dan Post Analysis Confirmation. Selanjutnya dilakukan uji stabilitas selama 28 hari dan penetapan kadar fenol total terhadap formula optimum. Hasil penelitian menunjukkan formula optimum sediaan gel sleeping mask pada kombinasi CMC-Na 1,5% dan kappa karagenan 0,3%. Terjadi perubahan signifikan hasil evaluasi sifat fisik sediaan setelah 28 hari penyimpanan, namun masih memenuhi persyaratan uji organoleptis, homogenitas, pH, daya lekat, viskositas, dan sineresis. Uji kuantitatif fenol diperoleh kadar fenol total ekstrak kulit lidah buaya sebesar 16,69±1,51GAE µg/mg, kadar fenol total sediaan pada hari ke-0 sebesar 0,241±0,01 GAE µg/mg dan turun menjadi 0,122±0,01 GAE µg/mg pada hari ke-28. Kesimpulan dari penelitian ini, formula optimum memiliki sifat fisik yang baik dan mengandung jumlah fenol yang cukup untuk memberikan efek anti penuaan.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) | ||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Creators: |
|
||||||
| Subjects: | 600 – Teknologi (Ilmu Terapan) > 610 Ilmu kedokteran, ilmu pengobatan dan ilmu kesehatan > 615 Farmakologi dan terapi farmakologi | ||||||
| Divisions: | Fakultas Kedokteran > Farmasi S1 | ||||||
| Depositing User: | Rudiarti Rudiarti | ||||||
| Date Deposited: | 02 Apr 2026 06:57 | ||||||
| Last Modified: | 02 Apr 2026 06:57 | ||||||
| URI: | http://36.95.239.66/id/eprint/4643 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
