Annisa, Faticharani (2025) Kualitas Dan Kuantitas Hasil Ubi Jalar Aksesi ARF–05 Pada Beberapa Umur Panen Akibat Pemberian Bokashi Limbah Sayur Di Tanah Podsolik Merah Kuning. Skripsi thesis, Universitas Tanjungpura.
|
Text (Cover-Bab I)
Cover-Bab1_C1011211167.pdf - Published Version Download (307kB) |
|
|
Text (C1011211167_ANNISA FATICHARANI)
C1011211167_ANNISA FATICHARANI.pdf - Accepted Version Restricted to Repository staff only Download (3MB) |
Abstract
Kualitas umbi dipengaruhi oleh waktu panen yang tepat, pemilihan waktu panen yang tidak sesuai dapat meningkatkan risiko kerusakan oleh hama dan penyakit serta mengakibatkan perubahan kualitas umbi dan dapat mempengaruhi hasil tanaman ubi jalar. Pemanenan yang melebihi waktu panen optimal maka kualitas umbi akan turun sedangkan apabila pemanenan dilaksanakan lebih cepat mengakibatkan masih tingginya kadar air di dalam umbi. Tanah Podsolik Merah Kuning (PMK) adalah jenis tanah yang umum ditemukan di wilayah tropis dengan ciri khas warna merah kekuningan. Tanah PMK cenderung memiliki pH yang rendah, yang dapat berdampak pada penyerapan nutrisi oleh tanaman dan ketersediaan unsur hara di dalam tanah. Perbaikan struktur tanah penting untuk mempertahankan produktivitas jangka panjang untuk tanaman. Bokashi berperan dalam meningkatkan kegemburan dan kualitas tanah, sehingga unsur hara mudah tersedia bagi tanaman dan mendukung pertumbuhan optimal. Bokashi yang dihasilkan dari fermentasi bahan organik seperti limbah sayuran, kaya akan unsur hara esensial seperti nitrogen, fosfor, dan kalium. Selain itu, bokashi dapat meningkatkan kandungan bahan organik dalam tanah, memperbaiki porositas dan memperlancar sirkulasi udara di dalam tanah sehingga dapat menghasilkan kualtias dan kuantitas hasil ubi jalar yang baik. Penelitian dilakukan di Jalan Danau Setarum, gang Fajar Kencana Jalur 3, Kota Pontianak, Kalimantan Barat. Pelaksanaan penelitian berlangsung selama 5 bulan, mulai bulan januari hingga juni 2025 Penelitian dilakukan menggunakan Rancangan Petak Terbagi (RPT) RAL yang terdiri dari 3 ulangan. Faktor pertama adalah umur panen dengan 3 taraf yaitu 3,5 bulan, 4 bulan dan 5 bulan dan faktor kedua adalah pemberian bokashi limbah sayuran yang terdiri dari 3 taraf yaitu dosis bokashi limbah sayuran 250 g/tan, 375 g/tan, dan 500 g/tan. Sehingga didapati 27 unit anak petak, setiap 1 unit percobaan terdapat 4 sampel tanaman. Total keseluruhan tanaman 108 tanaman. Persiapan penelitian menggunakan bahan stek dengan memperbanyak sulur ubi jalar bagian pucuk sebanyak 60 stek, masing-masing terdiri dari enam buku. Bokashi limbah sayur dibuat melalui proses fermentasi menggunakan campuran limbah sayururan. Media tanam diolah dengan mencampurkan tanah podsolik merah kuning dan bokashi, kemudian diinkubasi selama 14 hari dalam polybag berukuran 50x50 cm. Pemeliharaan mencakup penyiraman rutin, penyulaman, pemupukan NPK 16:16:16, penyiangan, pembumbunan, serta pengendalian hama dan penyakit. Pemanenan dilakukan serentak berdasarkan umur panen perlakuan. Parameter pengamatan meliputi Panjang sulur utama (cm), Jumlah cabang (cabang), Bobot segar bagian atas tanaman (g), Jumlah umbi per tanaman (buah), Bobot umbi pertanaman (g), Kadar gula umbi per tanaman (%) dan kadar serat per tanaman(%). Hasil penelitian menunjukkan bahwa umur panen 4 bulan dan dosis bokashi limbah sayuran 250 g/tanaman merupakan umur panen terbaik untuk kualitas dan kuantitas hasil ubi jalar Aksesi ARF – 05 pada tanah podsolik merah kuning (bobot umbi, kadar gula dan kadar serat).
| Item Type: | Thesis (Skripsi) | ||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Creators: |
|
||||||
| Subjects: | 600 – Teknologi (Ilmu Terapan) > 630 Pertanian > 635 Tanaman kebun (hortikultura) | ||||||
| Divisions: | Fakultas Pertanian > Agroteknologi S1 | ||||||
| Depositing User: | Sri Yulihartini | ||||||
| Date Deposited: | 07 May 2026 04:44 | ||||||
| Last Modified: | 07 May 2026 04:44 | ||||||
| URI: | http://36.95.239.66/id/eprint/5015 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
