Taman Kanak-Kanak Al-Irsyad Al-Islamiyyah Kabupaten Ketapang

Suci, Fairuzita (2025) Taman Kanak-Kanak Al-Irsyad Al-Islamiyyah Kabupaten Ketapang. Skripsi thesis, Universitas Tanjungpura.

[img] Text (Cover-Bab I)
Cover-Bab1_D1031201051.pdf - Published Version

Download (1MB)
[img] Text (D1031201051_SUCI FAIRUZITA)
D1031201051_SUCI FAIRUZITA.pdf - Accepted Version
Restricted to Repository staff only

Download (8MB)

Abstract

Setiap manusia mengalami siklus pertumbuhan dan perkembangan, pada masa usia emas (golden age) 0–5 tahun merupakan periode perkembangan yang paling pesat dan berpengaruh sepanjang hidup. Sekitar 5–10% anak di Indonesia mengalami keterlambatan perkembangan dalam aspek motorik, bahasa, sosial emosional, dan kognitif. Hal ini berdampak pada koordinasi tubuh dan indra, kesulitan berbahasa hingga sulit berinteraksi, mengikuti aturan, dan cenderung agresif. Oleh karena itu, stimulasi yang tepat menjadi faktor penting dalam mendukung perkembangan anak usia dini ke arah yang lebih baik. Taman Kanak-kanak (TK) berperan sebagai lembaga pendidikan formal yang mendukung pertumbuhan dan perkembangan anak. TK Al-Irsyad Al Islamiyyah yang berlokasi di Jalan. Pangeran Kusuma Jaya, Kecamatan Benua Kayong, Kabupaten Ketapang, Provinsi Kalimantan Barat. dengan luas site 1144 m², TK ini mengajarkan nilai-nila Islam sebagai pedoman kehidupan dalam pendidikan. Salah satu tujuan TK Al-Irsyad Al-Islamiyyah adalah “menanamkan kecintaan pada Al-Qur’an”. Dalam mewujudkan tujuan tersebut, penyediaan sarana dan prasarana yang sesuai sangat diperlukan. Konsep perancangan menggunakan pendekatan yang mampu menstimulasi kemampuan berbahasa, berpikir, dan daya ingat serta mendorong anak untuk mengenal dan memahami Al-Qur’an. guna membentuk kepribadian cinta Al-Qur’an pada anak sesuai dengan karakteristik tumbuh kambang anak. Metode perancangan untuk mencapai tujuan TK dalam “menanamkan kecintaan pada Al-Qur’an” dilakukan dengan menciptakan lingkungan yang menstimulasi aspek pengindraan dalam arsitektur, aspek pengindraan dalam arsitektur mencakup Indra penglihatan (Visual), Indra pendengaran (Auditori), Indra peraba (Tactility), Indra penciuman (Olfaktori) dan Indra perasa (Haptic). Aspek pengindraan arsitektur Hasil perancangan TK Al-Irsyad Al-Islamiyyah Kabupaten Ketapang berupa Taman Kanak-kanak yang di rancang untuk menstimulasi anak dalam menumbuhkan rasa cinta pada Al-Qur’an dan menjadikan Al-Qur’an sebagai pedoman dalam desain, Fasad bangunan didominasi dengan warna kuning yang memberi rasa keceriaan saat memasuki bangunan dan dinding kerawang terinspirasi dari Surah An-Nahl, sebagai bentuk integrasi nilai Al-Qur’an dan stimulasi indera penglihatan(visual). Ruang kelas yang menerapkan metode sentra yang terdiri dari ruang kelas seni, persiapan, sosial, agama, sains, dan fisik-motorik memberikan keberagaman ruang untuk belajar di TK Al-Irsyad Al-Islamiyyah Kabupaten Ketapang

Item Type: Thesis (Skripsi)
Creators:
CreatorsNomor Induk Mahasiswa (NIM)Email
Suci, FairuzitaNIMD1031201051UNSPECIFIED
Subjects: 700 - Seni dan Rekreasi > 720 Arsitektur > 729 Desain dan dekorasi struktur
Divisions: Fakultas Teknik > Arsitektur S1
Depositing User: Rudiarti Rudiarti
Date Deposited: 20 Apr 2026 03:38
Last Modified: 20 Apr 2026 03:38
URI: http://36.95.239.66/id/eprint/4808

Actions (login required)

View Item View Item