Pertumbuhan Jamur Tiram Putih (Pleurotus Ostreatus) Pada Media Tanam Campuran Cocopeat dan Serbuk Kayu Meranti Merah (Shorea Sp)

Poni, Andriani (2024) Pertumbuhan Jamur Tiram Putih (Pleurotus Ostreatus) Pada Media Tanam Campuran Cocopeat dan Serbuk Kayu Meranti Merah (Shorea Sp). Skripsi thesis, Universitas Tanjungpura.

[img] Text (Cover-Bab1)
Cover-Bab1_G1011201168.pdf - Published Version

Download (297kB)
[img] Text (G1011201168_PONI ANDRIANI)
G1011201168_PONI ANDRIANI.pdf - Accepted Version
Restricted to Repository staff only

Download (2MB)

Abstract

Budidaya jamur tiram putih dilakukan dengan mencampur media tanam cocopeat dan serbuk kayu meranti merah (Shorea sp). Tujuan penelitian untuk mendapatkan komposisi media tanam campuran cocopeat dan serbuk gergaji kayu meranti merah (Shorea sp) yang paling optimal dalam pertumbuhan jamur tiram putih (Pleurotus ostreatus). Penelitian dilaksanakan di rumah jamur Laboratorium Silvikultur, Fakultas Kehutanan selama 3 bulan. Metode percobaan menggunakan rancangan acak lengkap dengan lima taraf perlakuan, yaitu 800 gr cocopeat dan 0 gr serbuk kayu meranti merah, 600 gr cocopeat dan 200 gr serbuk kayu meranti merah, 400 gr cocopeat dan 400 gr serbuk kayu meranti merah, 200 gr cocopeat dan 600 gr serbuk kayu meranti merah, dan 0 gr cocopeat dan 800 gr serbuk kayu meranti merah, masing-masing dengan lima kali pengulangan. Respon pertumbuhan jamur tiram putih, yang ditunjukkan oleh pemenuhan miselium (hari), waktu pemanenan (hari), jumlah badan buah (buah), diameter tudung jamur (cm), berat basah tubuh buah jamur (gr). Hasil yang diperoleh dari penelitian ini menunjukkan media tanam campuran cocopeat dan serbuk kayu meranti merah pada pertumbuhan jamur tiram putih signifikan terhadap parameter pengamatan waktu pertumbuhan miselium memenuhi baglog dan waktu pemanenan jamur tiram, namun tidak signifikan terhadap parameter pengamatan jumlah badan buah, diameter tudung, dan berat basah. Perlakuan komposisi cocopeat 200 gr dan serbuk kayu meranti merah 600 gr menunjukkan waktu tercepat dalam pemenuhan miselium miselium (31 hari) dan waktu pemanenan (34 hari) serta jumlah badan buah jamur (22 buah), diameter tudung jamur (98.55 cm), dan berat basah jamur (87.97 gr) yang lebih tinggi dibandingkan perlakuan lainnya

Item Type: Thesis (Skripsi)
Creators:
CreatorsNomor Induk Mahasiswa (NIM)Email
Poni, AndrianiNIMG1011201168UNSPECIFIED
Subjects: 600 – Teknologi (Ilmu Terapan) > 630 Pertanian > 635 Tanaman kebun (hortikultura)
Divisions: Fakultas Kehutanan > Kehutanan S1
Depositing User: Robiatul Adawiyah
Date Deposited: 11 May 2026 07:57
Last Modified: 11 May 2026 07:57
URI: http://36.95.239.66/id/eprint/4977

Actions (login required)

View Item View Item