Budaya Berladang Masyarakat Suku Dayak Kanayatn Dalam Mempertahankan Kelestarian Ekosistem Hutan di Desa Tiang Tanjung Kecamatan Mempawah Hulu Kabupaten Landak

Efrasia, Andra (2024) Budaya Berladang Masyarakat Suku Dayak Kanayatn Dalam Mempertahankan Kelestarian Ekosistem Hutan di Desa Tiang Tanjung Kecamatan Mempawah Hulu Kabupaten Landak. Skripsi thesis, Universitas Tanjungpura.

[img] Text (Cover-Bab1)
Cover-Bab1_G1011181319.pdf - Published Version

Download (438kB)
[img] Text (G1011181319_EFRASIA ANDRA)
G1011181319_EFRASIA ANDRA.pdf - Accepted Version
Restricted to Repository staff only

Download (3MB)

Abstract

Penelitian ini menyelidiki hubungan antara budaya berladang dan masyarakat Dayak Kanayatn dalam kondisi kelestarian ekosistem hutan. Dengan pendekatan kualitatif, praktik budaya berladang masyarakat Dayak Kanayatn dan dampaknya terhadap ekosistem hutan. Melalui wawancara mendalam dan observasi, menemukan bahwa budaya berladang merupakan bagian dari identitas dan keberlanjutan masyarakat Dayak Kanayatn. Tujuan penelitian mendeskripsikan budaya berladangan masyarakat Suku Dayak Kanayatn, serta mengetahui atau memahami kebijakannya agar bisa lebih terarah hubungannya dengan kelestarian ekosistem hutan di Desa Tiang Tanjung. Penelitian Dilaksanakan Di Desa Tiang Tanjung Kecamatan Mempawah Hulu, Kabupaten Landak. Pengumpulan data dilakukan menggunakan metode survey dan teknik wawancara langsung terhadap responden serta melakukan dokumentasi. Penentuan responden dengan teknik snowball sampling. Jumlah responden yang didapat adalah 34 orang. Hasil dari penelitian ini akan mendeskripsikan tahapan berladang Masyarakat Suku Dayak Kanayatn yang ada Di Desa Tiang Tanjung. Ada 13 tahapan berladang yang telah di deskripsikan yaitu mengawasi lokasi berladang atau penentuan lahan (Ngawah), nebas (Nabas), nebang (Nabakng), pengeringan serasah (Ngarangke raba), bakar (Nunu), mengumpulkan serasah yang tidak habis terbakar (Ngalaet), penanaman bibit (Nugal), ritual adat setelah penanaman bibit (Sambayang uma) merumput (Ngarumput), menunggu padi berbuah (Mure), panen (Bahanyi), Memisahkan padi dari tangkai (Ngirik), dan acara syukuran hasil panen (Gawe padi).

Item Type: Thesis (Skripsi)
Creators:
CreatorsNomor Induk Mahasiswa (NIM)Email
Efrasia, AndraNIMG1011181319UNSPECIFIED
Subjects: 300 – Ilmu Sosial > 390 Adat istiadat, etiket, dan cerita rakyat > 392 Adat istiadat setempat
Divisions: Fakultas Kehutanan > Kehutanan S1
Depositing User: Robiatul Adawiyah
Date Deposited: 11 May 2026 07:59
Last Modified: 11 May 2026 07:59
URI: http://36.95.239.66/id/eprint/4964

Actions (login required)

View Item View Item