Cressensia, Tasya Nana Ella (2025) Pembagian Warisan Menurut Hukum Adat Dayak Kantuk Terhadap Ahli Waris Yang Keluar Rumah Bilik di Desa Nanga Kenepai Kabupaten Kapuas Hulu. Skripsi thesis, Universitas Tanjungpura.
|
Text (Cover-Bab1)
Cover-Bab1_A1012211069.pdf - Published Version Download (1MB) |
|
|
Text (A1012211069_CRESSENSIA TASYA NANA ELLA)
A1012211069_CRESSENSIA TASYA NANA ELLA.pdf - Accepted Version Restricted to Repository staff only Download (18MB) |
Abstract
Penelitian ini mengkaji pelaksanaan pembagian warisan menurut hukum adat Dayak Kantuk di Desa Nanga Kenepai Kabupaten Kapuas Hulu. Pewarisan adat di desa Nanga Kenepai menganut sistem mayorat-bilateral atau parental. Namun pewarisan secara mayorat pada masyarakat adat dayak Kantuk adalah semua harta dimiliki oleh ahli waris yang tertua atau ahli waris yang tinggal di rumah bilik bersama dengan pewaris dan jika ahli waris lain telah keluar dari rumah bilik, maka mereka kehilangan hak atas warisan tersebut. Sistem pewarisan hukum adat dayak Kantuk di desa Nanga Kenepai menggunakan sistem bilateral, namun terdapat perbedaan dimana tidak semua anggota keluarga dari pihak ayah maupun ibu yang bisa mendapatkan warisan, namun yang mendapatkan warisan adalah siapa saja ahli waris yang paling tertua atau memiliki umur yang lebih tua dari ahli waris lain baik dari pihak ayah maupun ibu yang tinggal satu rumah (sebilik) dengan pewaris, maka dialah yang akan menjadi ahli waris. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah apakah ahli waris yang keluar dari rumah bilik mendapatkan pembagian warisan menurut hukum adat Dayak Kantuk di Desa Nanga Kenepai Kecamatan Semitau Kabupaten Kapuas Hulu. Jenis penelitian ini adalah menggunakan metode penelitian hukum empiris. Sifat dari penelitian ini adalah penelitian yang bersifat deskriptif. Jenis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah studi pustaka dan studi lapangan. Cara pengumpulan data dalam penelitian ini adalah dengan menggunakan wawancara dan angket atau kuesioner. Populasi dalam penelitian ini adalah Fungsionalis Adat Dayak Kantuk Desa Nanga Kenepai Kabupaten Kapuas Hulu dan Ahli waris yang telah keluar dari rumah bilik sedangkan sampel dalam penelitian ini adalah dua orang fungsionalis adat Desa Nanga Kenepai Kabupaten Kapuas Hulu dan dua orang ahli waris yang telah keluar dari rumah bilik. Analisis data dalam penelitian ini adalah dengan menggunakan analisis data kualitatif. Hasil dari penelitian ini adalah proses pembagian warisan dalam rumah bilik yakni dilakukan setelah pengempu bilik rumah meninggal dunia, berdasarkan hal tersebut yang mendapatkan warisan adalah ahli waris yang tertua yang ada dalam rumah bilik, hal tersebut dilihat dari umur ahli waris mana yang lebih tua maka ialah yang berhak mendapatkan warisan dan bertanggung jawab atasnya. pembagian warisan hanya berlaku bagi ahli waris yang tinggal dalam rumah bilik sehingga yang keluar bilik tidak mendapatkan warisan. Faktor ahli waris keluar dari rumah bilik adalah karena tidak memiliki keinginan untuk mengurusi semua hal dalam rumah bilik dan tidak mau merawat pengempu bilik rumah atau pewaris dan karena telah menikah dan mengikuti pasangan. Akibat hukum bagi ahli waris yang telah keluar dari rumah bilik adalah hilangnya hak untuk mewarisi dan mendapatkan harta warisan. Upaya penyelesaian dalam hal pembagian warisan dalam adat Dayak Kantuk Desa Nanga Kenepai Kabupaten Kapuas Hulu adalah dengan musyawarah dan kekeluargaan
| Item Type: | Thesis (Skripsi) | ||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Creators: |
|
||||||
| Subjects: | 300 – Ilmu Sosial > 340 Ilmu hukum > 346 Hukum privat, hukum perdata | ||||||
| Divisions: | Fakultas Hukum > Ilmu Hukum S1 | ||||||
| Depositing User: | Robiatul Adawiyah | ||||||
| Date Deposited: | 20 Apr 2026 03:48 | ||||||
| Last Modified: | 20 Apr 2026 03:48 | ||||||
| URI: | http://36.95.239.66/id/eprint/4793 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
