Nasution, Sisca Manda (2025) Tingkat Kompetensi Agribisnis Pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di Kabupaten Kubu Raya. Skripsi thesis, Universitas Tanjungpura.
|
Text (Cover-Bab I)
Cover-Bab1_C1021211052.pdf - Published Version Download (359kB) |
|
|
Text (C1021211052_SISCA MANDA NASUTION)
C1021211052_SISCA MANDA NASUTION.pdf - Accepted Version Restricted to Repository staff only Download (1MB) |
Abstract
Kabupaten Kubu Raya, sebagai salah satu wilayah strategis di Kalimantan Barat, dikenal memiliki potensi pertanian yang unggul. Potensi ini menciptakan peluang yang signifikan bagi pengembangan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) yang berbasis pada produk-produk hasil pertanian. Dalam menghadapi keterbatasan pangsa pasar dan persaingan yang ketat, pelaku UMKM dituntut untuk senantiasa adaptif, kreatif, dan inovatif guna menjaga keberlanjutan usahanya. Kompetensi agribisnis pelaku UMKM mengacu pada kapabilitas mereka dalam mengelola seluruh rangkaian proses usaha, mulai dari tahap pra-produksi (hulu) hingga pasca-panen dan pemasaran (hilir). Pelaku UMKM dengan kompetensi yang baik memiliki kemampuan esensial untuk menjaga keberlanjutan usahanya. Penelitian ini bertujuan menganalisis tingkat kompetensi agribisnis pelaku UMKM dan menganalisis faktor – faktor apa saja yang mempengaruhi kompetensi agribisnis UMKM di Kabupaten Kubu Raya, Kalimantan Barat. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitatif deskriptif. Sampel pada penelitian ini berjumlah 83 pelaku usaha mikro yang mengolah makanan ringan berbahan baku hasil pertanian dengan produk olahan berbasis pertanian. Analisis data yang dilakukan adalah dengan metode skorsing 3 point, setelah mendapatkan tingkatan kompetensi kemudian dilakukan analisis menggunakan model ordinal logit. Hasil penelitian menunjukan bahwa kompetensi agribisnis pelaku UMKM kategori sedang sebesar 49%, kategori tinggi 39% dan rendah sebesar 12%. Hal ini menunjukan bahwa tingkat kompetensi rata-rata pelaku UMKM di Kabupaten Kubu Raya adalah dominan sedang, dengan persentase dimensi kompetensi aspek pengetahuan 84%, keterampilan 73%, dan sikap mental 75%. Faktor-faktor yang berpengaruh signifikan pada kompetensi agribisnis pelaku UMKM adalah pendidikan (P = 0,001), pengalaman usaha (0,015) dan modal usaha (0,011) berpengaruh signifikan. Temuan ini menegaskan pentingnya pengembangan sumber daya manusia dalam mendukung pertumbuhan dan keberlanjutan UMKM di Indonesia.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) | ||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Creators: |
|
||||||
| Subjects: | 300 – Ilmu Sosial > 330 Ekonomi > 338 Produksi | ||||||
| Divisions: | Fakultas Pertanian > Agribisnis S1 | ||||||
| Depositing User: | Sri Yulihartini | ||||||
| Date Deposited: | 20 Apr 2026 03:50 | ||||||
| Last Modified: | 20 Apr 2026 03:50 | ||||||
| URI: | http://36.95.239.66/id/eprint/4778 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
