Pengaruh Pemberian Abu Sekam Padi Dan Kotoran Kambing Terhadap Pertumbuhan Dan Hasil Tanaman Tomat Di Tanah Gambut

Ardianti, Ardianti (2025) Pengaruh Pemberian Abu Sekam Padi Dan Kotoran Kambing Terhadap Pertumbuhan Dan Hasil Tanaman Tomat Di Tanah Gambut. Skripsi thesis, Universitas Tanjungpura.

[img] Text (Cover-Bab I)
Cover-Bab1_C1012191042.pdf - Published Version

Download (634kB)
[img] Text (C1012191042_ARDIANTI)
C1012191042_ARDIANTI.pdf - Accepted Version
Restricted to Repository staff only

Download (4MB)

Abstract

Tanaman tomat (Solanum lycopersicum L.) merupakan tanaman hortikultura yang peminatnya dari tahun ke tahun terus meningkat. Tomat adalah tumbuhan siklus hidup singkat. Sehingga produksi komoditas tomat di Indonesia perlu ditingkatkan. Salah satu upaya adalah intensifikasi pertanian yaitu adanya usaha untuk meningkatkan potensi tanaman tomat sehingga berproduksi tinggi. Pertumbuhan dan perkembangan tanaman tomat, ditentukan oleh Teknik budidaya yang tepat sesuai penggunaan media tanam. Lahan gambut merupakan salah satu tanah yang potensial untuk pengembangan tanaman tomat di Kalimantan Barat. Pengembangan lahan gambut sebagai lahan pertanian dihadapkan beberapa kendala diantaranya sifat tanah gambut pada umumnya memiliki reaksi sangat asam, rendah unsur hara, memiliki muka air tanah dangkal, rawa terhadap keracunan akibat asam-asam organik yang dilepaskan tanah gambut, serta rawan terbar pada saat musim kemarau. Usaha untuk meningkatkan produksi tanaman tomat di Kalimantan Barat dapat dilakukan dengan cara perbaikan sifat kimia tanah dan penambahan unsur hara untuk tanaman. Perbaikan sifat kimia tanah dapat dilakukan dengan pemberian abu sekam padi agar dapat meningkatkan pH tanah, dan memicu pertumbuhan mikriorganisme yang berguna bagi tanaman. Abu sekam padi di berikan pada tanah dengan tujuan untuk meningkatkan fungsi dan mengurangi emisi dari biomasa yang secara alami terurai, Selain itu penambahan abu sekam padi ke tanah mengikatkan ketersediaan kation utama dan pospor, total N dan kapasitas tukar kation tanah (KTK) yang pada ahirnya meningkatkan hasil karenadapat mengurangi resiko pencucian hara khususnya kalium dan N-NH4 ditanah gambut. Menambahkan kotoran kambing dapat memperbaiki sifat fisik, biologi, dan kimia tanah serta merangsang perkembangbiakan mikroorganisme tanah. Penambahan pupuk kandang berupa kotoran kambing pada tanah gambut diharapkan dapat memperbaiki struktur tanah sehingga memudahkan penetrasi akar dan akan meransang pertumbuhan batang dan daun, membuat tanah menjadi gembur dan memiliki tingkat porositas, drainase unsur hara dan air tersedia bagi tanaman.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Creators:
CreatorsNomor Induk Mahasiswa (NIM)Email
Ardianti, ArdiantiNIMC1012191042UNSPECIFIED
Subjects: 600 – Teknologi (Ilmu Terapan) > 630 Pertanian > 635 Tanaman kebun (hortikultura)
Divisions: Fakultas Pertanian > Agroteknologi S1
Depositing User: Rudiarti Rudiarti
Date Deposited: 09 Apr 2026 06:43
Last Modified: 09 Apr 2026 06:43
URI: http://36.95.239.66/id/eprint/4648

Actions (login required)

View Item View Item