Liehan, James (2025) Analisis Penentuan Indeks Bahaya Erosi di Sub Das Sekayam. Skripsi thesis, Universitas Tanjungpura.
|
Text (Cover-Bab1)
Cover-Bab1_D1011201074.pdf - Published Version Download (861kB) |
|
|
Text (D1011201074_JAMES LIEHAN)
D1011201074_JAMES LIEHAN.pdf - Accepted Version Restricted to Repository staff only Download (3MB) |
Abstract
Sungai Sekayam, yang merupakan sungai utama dan terpanjang di wilayah DAS Sekayam, memiliki peran strategis dalam mendukung kehidupan masyarakat setempat. Sungai ini menjadi sumber mata pencaharian utama bagi penduduk yang tinggal di sepanjang pesisirnya. Namun, fenomena banjir yang pernah terjadi di wilayah tersebut telah memberikan dampak signifikan terhadap kehidupan dan mata pencaharian masyarakat. Peristiwa banjir ini menjadi perhatian utama dalam upaya pengelolaan wilayah dan mitigasi risiko bencana di DAS Sekayam, mengingat pentingnya menjaga keberlanjutan ekosistem dan kesejahteraan masyarakat di kawasan tersebut. Erosi tidak hanya mengganggu aktivitaas masyrakat lokal dipesisir sungai tetapi juga menungkatkan resiko terjadinya banjir atau kondisi alam yang semakin memburuk. Penelitian ini bertujuan untuk 1) Mengidentifikasi faktor-faktor yang dapat menyebabkan laju erosi di Sub DAS Sekayam. 2) Menentukan Tingkat bahaya erosi/laju erosi menggunakan metode USLE dan menentukan Indeks bahaya erosi di Sub DAS Sekayam. 3) Membuat peta indeks bahaya erosi di Kawasan Sub DAS Sekayam yang dapat menggambarkan kelas dan klasifikasi bahaya erosi menggunakan perangkat lunak ArcGIS. Penelitian ini menganalisis indeks bahaya erosi di Sub DAS Sekayam menggunakan metode Universal Soil Loss Equation (USLE) yang melibatkan faktor-faktor erosivitas hujan (R), erodibilitas tanah (K), panjang dan kemiringan lereng (LS), pengelolaan tanaman (C), serta tindakan konservasi (P). Berdasarkan analisis, Sub DAS Sekayam memiliki curah hujan tahunan rata-rata 3058,94 mm, jenis tanah dominan Ultisol (86%) dan Inceptisol (14%), serta kemiringan lereng yang sebagian besar datar (61,75%). Faktor-faktor ini mempengaruhi tingkat bahaya erosi yang diklasifikasikan sangat tinggi, terutama pada tutupan lahan seperti pertanian lahan kering bercampur semak. Pemetaan indeks bahaya erosi menunjukkan rata-rata nilai IBE sebesar 7,9510, mengindikasikan tingkat bahaya yang tinggi.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) | ||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Creators: |
|
||||||
| Subjects: | 600 – Teknologi (Ilmu Terapan) > 630 Pertanian > 631 Teknik khusus, peralatan, dan material | ||||||
| Divisions: | Fakultas Teknik > Teknik Sipil S1 | ||||||
| Depositing User: | Robiatul Adawiyah | ||||||
| Date Deposited: | 19 Dec 2025 03:22 | ||||||
| Last Modified: | 19 Dec 2025 03:22 | ||||||
| URI: | http://36.95.239.66/id/eprint/4512 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
