Alkadrie, Fauziah (2025) Studi Potensi Interaksi Obat Hipertensi Pada Pasien Dengan Penyakit Jantung Koroner Di Rumah Sakit Bhayangkara Anton Soedjarwo Kota Pontianak. Skripsi thesis, Universitas Tanjungpura.
|
Text (Cover-Bab I)
Cover-Bab1_I1021211108.pdf - Published Version Download (848kB) |
|
|
Text (I1021211108_FAUZIAH ALKADRIE)
I1021211108_FAUZIAH ALKADRIE.pdf - Accepted Version Restricted to Repository staff only Download (2MB) |
Abstract
World Health Organization (WHO) menunjukkan terdapat 17,9 juta jiwa atau sekitar 32% penduduk dunia meninggal akibat penyakit jantung, satu diantaranya adalah PJK. Pasien PJK biasanya mendapatkan kombinasi obat yang berpotensi mengalami interaksi obat. Penelitian ini bertujuan untuk menetapkan profil penggunaan obat hipertensi dan menganalisis jenis serta derajat keparahan potensi interaksi obat pada pasien PJK kategori angina pektoris stabil dengan riwayat hipertensi di Rumah Sakit Bhayangkara Anton Soedjarwo Kota Pontianak. Metode penelitian ini merupakan jenis penelitian potong lintang (cross-sectional) yang bersifat deskriptif. Pengambilan data dilakukan secara retrospektif melalui data rekam medis pasien jantung koroner kategori APS pada bulan Januari Desember tahun 2023 dengan teknik purposive sampling. Jumlah sampel penelitian ini adalah 99 pasien. Hasil penelitian menunjukkan karakteristik pasien berdasarkan jenis kelamin diperoleh laki-laki (48,48%) dan perempuan (51,51%), usia berada pada rentang 40-60 tahun (53,53%) dan >60 tahun (46,46%), serta jumlah obat yakni 2-4 obat (45,45%) dan ≥5 obat (54,54%). Obat hipertensi yang digunakan pasien PJK APS adalah bisoprolol, kandesartan, spironolakton, amlodipin, dan klonidin. Jenis potensi interaksi obat yang ditemukan adalah interaksi farmakokinetik (6%), farmakodinamik (93%), dan tidak diketahui (1%) dengan derajat keparahan minor (6%), moderat (74%), dan mayor (20%). Kesimpulan dari penelitian ini adalah bisoprolol dan kandesartan menjadi obat hipertensi yang paling banyak diresepkan dan berpotensi mengalami interaksi. Jenis potensi interaksi terbanyak adalah interaksi farmakodinamik dengan derajat keparahan bersifat moderat.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) | ||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Creators: |
|
||||||
| Subjects: | 600 – Teknologi (Ilmu Terapan) > 610 Ilmu kedokteran, ilmu pengobatan dan ilmu kesehatan > 616 Penyakit | ||||||
| Divisions: | Fakultas Kedokteran > Farmasi S1 | ||||||
| Depositing User: | Rudiarti Rudiarti | ||||||
| Date Deposited: | 19 Dec 2025 03:44 | ||||||
| Last Modified: | 19 Dec 2025 03:44 | ||||||
| URI: | http://36.95.239.66/id/eprint/4490 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
